Souvenir miniatur yang dibuat oleh Kreasi Plakat dikerjakan secara profesional dan mengedepankan kualitas, serta ditunjang dengan peralatan modern menjadikan hasil karya yang berkualitas.

Dibawah ini adalah spesifikasi produk :

Bahan Logam, Kayu
Warna Emas, Hitam
Kode SM 165

Deskripsi

Loading

Souvenir Miniatur Rumah Adat Souraja

Salah satu bentuk cinderamata kenangan dari Kantor Pelayanan Pajak Pratama Palu yang diaplikasikan dalam sebuah souvenir miniatur. Miniatur yang mempunyai konsep disesuaikan dan bisa dijadikan referensi desain untuk Anda. Terbuat dari bahan logam kuningan finishing etsa chrome emas glossy yang membentuk model desain rumah adat souraja. Untuk bagian alas miniatur menggunakan akrilik hitam dan dudukan menggunakan kayu warna hitam doff.

Dalam proses pembuatan produk souvenir miniatur Rumah Adat Souraja , kami mengutamakan quality control sesuai standar kami. Mulai dari proses desain, pemilihan bahan baku terbaik, teknis pengerjaan, assembling serta proses packaging untuk pengiriman produk yang aman sampai tujuan.

Box Souvenir Miniatur Rumah Adat Souraja

Anda juga bisa custom souvenir miniatur lainnya dengan model desain Anda sendiri atau konsultasikan dengan tim desain kami untuk membuatkannya. Tentunya tidak ada biaya tambahan untuk desain (FREE DESAIN).

Selain itu dalam setiap pembelian souvenir miniatur di lengkapi dengan penutup akrilik dan kotak/box eksklusif beludru atau motif batik yang Anda pilih sesuai selera.

Baca juga: 7 Benda yang Sering Menjadi Souvenir Perusahaan

Souvenir miniatur berkualitas unik dan menarik sangat di butuhkan, apalagi jika di gunakan untuk event penghargaan, atau kenang kenangan yang Anda selenggarakan atau bisa juga yang lainnya. Untuk itu jangan ragu dan khawatir, langsung saja kunjungi Kreasi Plakat. Bisa juga Anda lihat contoh custom souvenir miniatur lainnya untuk referensi Anda.

Info selengkapnya bisa hubungi customer service kami. Kami siap menjadi rekan partner kerja Anda dalam kebutuhan souvenir berkualitas.

*Rumah adat Souraja adalah rumah panggung tradisional Suku Kaili di Sulawesi Tengah. Rumah ini dibangun pada tahun 1892 oleh Raja Palu Jodjokodi. Rumah adat ini juga dikenal dengan sebutan Banua Oge atau Banua Mbaso.